Orangtua Tidak Selalu Benar

Orangtua tidak selalu benar, anak tidak selalu salah.

Menurutku manusia itu statusnya sama, sama-sama tidak kebal kesalahan. Semua bisa melakukan kesalahan yang dengan sadar atau tidak mereka lakukan. Dan ya tidak apa-apa, yang salah adalah ketika kesalahan itu sengaja dimaklumi dan dianggap atau dinormalisasi sebagai kebenaran.

Jika kamu seorang orangtua, jangan malu jika salah, minta maaflah, anak tidak akan menganggap kamu rendah hanya karena permintaan maaf. Menurutku ketika orangtua berani meminta maaf kepada anak, justru bagus untuk kesehatan mentalnya, mereka tidak akan merasa rendah diri, dan tidak merasa terdiskriminasi sebagai anak.

Jika kamu seorang anak, jangan diam ketika melakukan kesalahan, jangan takut menegor orangtua yang salah, tidak apa-apa, ya tapi jangan lupa unggah-ungguhnya. Minta maaf jika salah, menegor ketika mendapati kesalahan yang kamu temui terdapat pada orang lain. Beranilah menyuarakan pendapat.

Karena aku belum pernah menjadi orangtua, jadi aku masih minim pengetahuan tentang perasaan orangtua ketika melakukan kesalahan. Aku belajar dari sekitarku, dan begitu damainya ketika mereka mau mengakui kesalahan, rasanya seperti komunikasi yang baik itu menyenangkan. Dan anw, aku tidak pernah menganggap orang yang lebih tua itu rendah ketika mengungkapkan permintaan maaf. Dan ya, semua itu butuh latihan, mungkin awalnya aneh kalau memang hal tersebut jarang dilakukan sejak kecil, tapi tidak ada kata terlambat selama kita masih hidup.

Kalau kamu seorang anak yang berada di situasi orangtua selalu benar, beranilah pelan-pelan untuk mengubah itu, meskipun kita muda jangan pernah menganggap kita lemah, kita punya hak yang sama, dan berhasil memulai sesuatu yang positif itu sebuah pencapaian. Naik level itu membanggakan.

Happy life!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penghakiman

Tiba-Tiba Mikir

Natal