Agar-Agar
Hari ini aku melihat orang dulang-dulangan , alhasil aku langsung mengingat agar-agar yang pernah kau suapkan. Waktu itu, siang hari, hari di mana kita mau pergi ke suatu tempat yang saking banyaknya tempat yang pernah kita kunjungi jadinya aku lupa dulu mau ke mana, kayaknya nonton film anu, nggak bisa kusebut takut kamu langsung paham, aku tidak siap wkwk. Kenapa ya aku sering sekali mengingatmu? Kamu lho paling nggak pernah. Padahal kalau dipikir-pikir harusnya pernah lho, terus kamu telpon aku, aku nggak angkat, terus kamu datang ke rumahku, terus kita ngobrol dari hati ke hati, terus aku sadar kalau aku hanya berangan-angan. Mas, aku tuh kurang apa? Wkwk lucu banget pertanyaanku, ya jelas kurang memikat hatimu to yo . Kalau terpikat pastilah kita tak berpisah, pastilah kita sudah bersama-sama membicarakan presiden selanjutnya akan dijabat oleh partai apa. Why oh why , mengapa aku masih sering mengingatmu? Mengapa kadang kau masih hadir dalam mimpiku? Sopoi sek arep jawab ...