Adaptasi
Setiap manusia punya
kelemahan tentang hal ini, adaptasi. Tentang apapun itu, misal, adaptasi tempat
untuk tidur, adaptasi makanan baru, cuaca baru, dan lain-lain. Kalau kamu lemah
soal apa?
Aku lemah soal kamar mandi
baru, bagiku sangat sulit adaptasi akan hal ini, apalagi kalau baru masuk
toilet terus menemukan hal yang kotor, terekam di otaknya lama, nggak tau
kenapa. Hal ini cukup menggangguku, meskipun sekarang sudah lebih baik daripada
dulu. Ya, masih belajar untuk mudah adaptasi akan hal ini, setidaknya biar
nggak nyusahin orang. Kadang aku nggak suka direpotin, makanya aku nggak mau
ngerepotin.
Menurutku nggak papa kalau
kita punya kelemahan tentang sesuatu, nggak salah kok, ya yang penting nggak
ngerepotin aja, kayak yang masih punya plan
b gitu lho. Intinya kalau bisa sendiri, lakuin sendiri. Gitu deh.
Dua bulan ini aku ikut
jadi petugas sensus penduduk, pas muter, terus hujan, duh, rasanya ingin
menangis tanpa terlihat. Jalanan becek, banyak kotoran ayam, sungguh ketika aku
mengetik ini aku masih sangat ingat jelas bentuk dan aromanya. Ingin berhenti
tapi tidak mungkin, jadi ya aku gas saja karena harus. Susah, tapi sudah jalannya
begitu. Kadang mau nggak mau emang harus hajar aja.
Komentar
Posting Komentar